HMDE X Inteleksa Sukses Gelar National Writing Competition 2025 di Universitas Andalas
Padang (FEB UNAND) – Himpunan Mahasiswa Departemen Ekonomi (HMDE) FEB UNAND bekerja sama dengan Inteleksa sukses menyelenggarakan National Writing Competition 2025 pada 1 November 2025 di Gedung Serba Guna Fakultas Hukum Universitas Andalas. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda akademik berskala nasional yang bertujuan mendorong budaya literasi ilmiah di kalangan mahasiswa.
Tahun ini, kompetisi mencatat antusiasme luar biasa dengan 318 karya dari 120 universitas di seluruh Indonesia. Setelah melalui proses seleksi yang ketat, panitia menetapkan 200 karya terbaik, dan 69 karya dari 43 universitas diundang untuk mempresentasikan hasil penelitiannya secara langsung di Universitas Andalas.
National Writing Competition tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah bagi mahasiswa untuk menyalurkan gagasan, memperkuat kemampuan menulis ilmiah, serta berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan melalui karya tulis yang berkualitas. Melalui kegiatan ini, HMDE FEB UNAND berharap dapat terus mendorong mahasiswa Indonesia untuk menjadi generasi yang kritis, produktif, dan berdaya saing dalam bidang akademik
UNAND dan BPS Resmikan Pojok Statistik; Perkuat Literasi Data dan Riset Berbasis Bukti
Padang (UNAND) – Universitas Andalas (UNAND) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) meresmikan Pojok Statistik pada Rabu (24/9) di Gedung Convention Hall Kampus Limau Manis. Peresmian ini dirangkaikan dengan kuliah umum bertajuk “Menelisik Sumber Pertumbuhan Ekonomi Indonesia” yang disampaikan oleh Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, S.T., M.Si., M.Eng., Ph.D.
Rektor UNAND, Efa Yonnedi, Ph.D., menekankan relevansi tema kuliah umum dengan situasi nasional saat ini, termasuk perhatian publik terhadap capaian pertumbuhan ekonomi. Rektor menyatakan bahwa hadirnya Pojok Statistik akan memudahkan akses data resmi bagi civitas akademika dan semakin mempererat kolaborasi antara UNAND dan BPS dalam pengembangan big data science.
Dalam sesi kuliah umum dan diskusi, narasumber mengingatkan pentingnya melihat data secara utuh sebelum mengambil kesimpulan. Salah satu pernyataan yang menggarisbawahi pesan itu:
“Mari kita lihat data secara menyeluruh, jangan hanya berdasarkan asumsi atau persepsi yang tidak berbasis data. Gunakan logika — jadikan data yang komprehensif sebagai dasar analisis. Data harus dilihat utuh; jangan diinterpretasikan berdasarkan perasaan.”
Pada acara tersebut juga berlangsung peresmian Pojok Statistik dan pelantikan secara simbolis agen Pojok Statistik UNAND yang berlokasi di Gedung 3 FEB UNAND. Kegiatan ini merupakan implementasi kerja sama antara FEB UNAND dan Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Barat—sebuah kolaborasi di bidang pendidikan, penyediaan, pemanfaatan, dan pengembangan data informasi statistik untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Pojok Statistik dirancang sebagai pusat kegiatan yang meliputi sosialisasi statistik, sistem rujukan statistik, pembinaan, serta berbagi wawasan dan pengetahuan tentang statistik. Penggunaan data dan informasi statistik oleh mahasiswa dan civitas akademika UNAND akan dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Layanan yang disediakan antara lain:
Konsultasi statistik berbasis data BPS.
Program edukasi statistik: workshop, pelatihan, dan program BPS goes to campus.
Ruang literasi: akses buku, publikasi, dan materi statistik secara gratis.
Sementara itu, keberadaan Pojok Statistik juga memberikan manfaat bagi UNAND. Pojok Statistik diharapkan memberikan sejumlah manfaat konkret bagi civitas akademika, antara lain:
Mempermudah akses konsultasi statistik secara lokal.
Meningkatkan literasi statistik dan pemanfaatan data dalam kegiatan akademik.
Mendorong riset yang lebih kuat berbasis data.
Mendukung program Merdeka Belajar—Kampus Merdeka (MBKM) dan kegiatan sertifikasi terkait kompetensi statistik.
Dengan peresmian Pojok Statistik dan rangkaian kegiatan pendukung, UNAND dan BPS berharap dapat semakin memperkuat budaya berbasis bukti di lingkungan kampus, mendukung kegiatan riset berkualitas, serta membangun kapasitas SDM yang tangguh dalam pemanfaatan data untuk pengambilan kebijakan dan inovasi akademik.
Page 2 of 2